Laman

Rabu, 10 Januari 2018

Jelajah Air Asuk dan Palmatak lewat Tugas Dadakan


Bicara tentang pekerjaan, tidak selalu identik dengan tumpukan berkas yg harus dilahap lembar demi lembar, terkadang lewat pekerjaan jg bisa memberikan pengalaman yg menakjubkan. Menetap di kepulauan, dgn seabrek tantangan menjadi pelengkap kisah hidup yg bisa diceritakan ke anak cucu dimasa mendatang. 
Speedboat mengantar kami menuju
Kec. Siantan Tengah
Selasa (9/1/18) misalnya, aq mendapat tugas untuk pergi ke dua lokasi yg hanya bisa dijangkau dengan transportasi laut saja, tugas mendadak, tanpa ad persiapan sebelumnya. Siap ga siap, aq harus menjalankan tugas tersebut, walaupun sebenernya aq punya semacam trauma dengan  speedboat, pompong / perahu motor, sampan atau perahu kano. Maklum saja, waktu masih SD, aq nyaris tenggelam gegara perahu bocor pas mo nyebrang ditambah lagi aq ga bisa berenang, lengkap sudah.... 
Kami meninggalkan Pelabuhan Tarempa pukul 09.00 WIB dengan speedboat kecil bermuatan 7 penumpang, Alhamdulillah cuaca bersahabat, tidak ganas seperti beberapa pekan terakhir. 

Pelabuhan Desa Air Asuk

Narsis di Pelabuhan
Desa Air Asuk
Lebih kurang 20 menit perjalanan yg kami tempuh, kami pun tiba di Desa Air Asuk Kec. Siantan Tengah
Peta TWP Desa Air Asuk

Usai bertugas disini, kami melanjutkan perjalanan ke Kec. Palmatak. Kecemasanku sedikit meningkat waktu speedboat yg kami tumpangi sempat berhenti di tengah laut, ternyata ada sampah yang nyangkut di kipas mesinnya, ga cuma itu karena air kondisi surut di seputar pelabuhan Desa Ladan Kec. Palmatak, kecepatan speedboat pun di kurangi, utk menghindari karang. Tiba di Pelabuhan, aq pun dihadapkan dengan kondisi speed yang tidak bisa berlabuh d tempat yang tepat. Aq harus melewati pompong yg sedang nyandar ditambah lagi harus memanjat tangga alakadarnya utk sampai ke darat, cukup ekstrim krna aq satu2nya perempuan di Tim yg bertugas, dan jg gerak langkahku terbatas karena menggunakan rok, wow... aq cuma bisa tersenyum dan ttp semangat walopun sebenernya ga bisa dipungkiri klo aq galau, hehe... 
Selesai bertugas, kami berehat sekejap, melepas penat sekaligus ishoma yg sebenernya lebih tepat dibilang makan menjelang sore. 


Tugas selesai dilaksanakan, dan ishoma juga sudah dijalankan, kami pun beranjak pulang, sebelum Matahari kembali ke peraduan. Mba dian kapan kita jelajah bareng disini? 

OTW Kembali k Tarempa


7 komentar:

  1. Wuih, akhirnya karna tugas, maka walaupun ada ketakutan/trauma tapi akhirnya bisa juga terjalani.mantap.

    BalasHapus
  2. Pengen banget mbak bisa jalan kesana, tapi apalah daya, bisa ke Mal aja sekarang udah perjalanan mewah haha.. #susahkaloudahpunyabuntut

    BalasHapus
  3. Woww tugas jalan - jalan, lumayan sambil liburan mendadak ya,kalau ada foto keadaan d dalam desanya lebih menarik lagi tuh mbak, btw mbak tinggal d Anambas ya? Ikutan Kelas Inspirasi Anambas yuk

    BalasHapus
  4. air lautnya anambas jernih beneeeer......

    BalasHapus
  5. jadi pengen maen ke anambas ..

    BalasHapus
  6. duh kapan ya ke sini lagi jadi kangen anambas....

    BalasHapus
  7. Kayak nya keren tempat nya y mbak

    BalasHapus